Rabu, 27 Maret 2013

SENANDUNG DERITA SANG BAYI ABORSI (SEANDAINYA BAYI ABORSI BISA BICARA.)



 







(Saat Dalam Kandungan)

“ Ibu, saat ini aku gembira sekali, aku berada
ditempat yang hangat, dan nyaman, tapi
gelap.

Ah..tapi itu tidak masalah, aku tetap gembira
sekali, Allah telah memilihkan tempat ini
untuk-ku.

Aku bisa mendengarkan Ibu tersenyum,
mendengarkan suara Ibu yang lembut, tapi..
Ibu...aku ingin bertanya,
Kenapa hari ini ibu menangis.?
Malam ini aku juga mendengar Ibu menangis,
bahkan ketika tangisan-mu semakin menjadi,
tiba- tiba Ibu memukul-ku, yang masih ada
dalam perut-mu.
Aku kaget sekali, Ibu.. aku ingin sekali
memeluk-mu dan bertanya kepada-mu,
kenapa Ibu bersedih.?
Dan siapa yang telah membuat ibu
menangis..?

Tapi Ibu terus memukul-ku.. sakiiiit Bu..
Ibu, aku ingin bertanya,
Kenapa hari ini Ibu memaki- maki-ku.?
Aku bahkan tidak tau apa salah-ku.?
Yang ada Ibu hanya berteriak sambil
menyebutkan nama seseorang yang Ibu
katakan sebagai “Ayah”ku, seseorang yang
kemarin memukul Ibu...
Ibu aku ingin membelai wajah-mu dan
mengusap air mata-mu, aku ingin
mengatakan aku sayang Ibu agar Ibu tenang,
tapi aku lihat tangan-ku masih terlalu kecil
untuk bisa merangkul bahkan membelai
wajah Ibu..

Tapi tenang-lah Bu, aku benar- benar akan
membahagiakan IBU saat aku tumbuh besar
nanti.
Aku akan menjadi jagoan kecil Ibu dan
melindungi Ibu, agar tidak ada lagi yang
menyakiti Ibu-ku..

Ibu, kenapa seharian ini Ibu tetap menangis.?
Apa aku berbuat salah?...
Ibu hukum-lah aku jika aku salah, tapi tolong
usir benda ini yang menarik-ku.!
Ibu dia jahat pada-ku, dia menyakiti-ku,
Ibu tolong aku.. sakiiiiit..
Ibu, kenapa Ibu tidak mendengar teriakan-ku,

Bu...
Benda itu menarik kepala-ku, rasanya leher-
ku ini mau putus, dia bahkan menyakiti
tangan-ku yang kecil ini, dia terus menarik,
dan menyiksaku.. sakiiit... oh, Ibu tolong
hentikan semua ini, aku tidak kuat kesakitan
seperti ini... Ibu.. aku sekarat..

|| setelah ia di Aborsi >

“ Ibu-ku sayang, kini aku telah bersama Allah
di Syurga.
Aku bertanya kepada-Nya, apakah aku
dibunuh.?
DIA menjawab “Aborsi”.

Ibu, aku masih tidak mengerti apa itu Aborsi.?
Yang aku tau sesuatu itu telah menyakiti-ku
dan aku sedih Bu..
Teman-teman-ku di Syurga bilang, kalau aku
tidak di inginkan.

Ah.. aku tidak percaya, aku mempunyai Ibu
yang sangat baik dan sayang pada-ku.
Mereka juga berkata, karena aku Ibu merasa
sangat malu.!
Itu tidak benar kan Bu..?
Aku kan jagoan kecil Ibu yang akan
melindungi-mu, kenapa Ibu harus malu.?
Aku janji tidak akan nakal dan membuat Ibu
malu.
Tetapi mereka tetap bilang pada-ku, kalau Ibu
sendiri yang membunuh-ku!!.

Tidak..!!
Ibu-ku tidak akan sekejam itu, Ibu-ku sangat
lembut dan mengasihi-ku..!
Maafkan aku ibu, aku telah berusaha sekuat
tenaga untuk bertahan.
Karena aku ingin membahagiakan Ibu.
Tapi sekarang Allah telah membawa-ku kesini,
karena kejadian itu.

Benda itu telah mengisap lengan dan kaki-ku
hingga putus dan akhirnya mencengkeram
seluruh tubuh-ku.
Ibu-ku.. Aku hanya ingin Ibu tahu bahwa aku
sangat ingin tinggal bersama-mu.
Aku tidak ingin pergi.

Tapi...
Ibu, aku sangat ingin mengatakan, aku
sayang Ibu, walau-pun aku belum sempat
bernafas dan melihat wajah-mu, biarlah aku
sendiri yang merasakan sakitnya
diperlakukan seperti itu, asal jangan Ibu.

Maafkan aku karena gagal menjadi jagoan
kecil Ibu yang akan melindungi Ibu.

Selamat tinggal Ibu...!”
Sumber: Fp Islam in my heart

Selasa, 26 Maret 2013

SELAMA 17 TAHUN SEKELUARGA TINGGAL DIKUBURAN



Pernahkah Anda mendengar kisah ini?
Kisah seorang pemuda yang hidup selama 17 tahun dalam kuburan?

Anda mungkin mengira bahwa ia tinggal di daerah dekat kuburan.
Tidak! Dia tidak tinggal di daerah dekat kuburan, tapi ia tinggal di dalam kuburan itu sendiri.

Bagaimana kisahnya?
Anda mungkin tidak akan mempercayai kisah ini, karena pemuda ini lahir dari keluarga berada.
Ayah dan Ibunya orang yang terpandang dan memiliki kekayaan yang berlimpah.

Dalam pandangan masyarakat sekitar, kedua orang tua ini adalah orang tua yang sempurna,
namun orang hanya bisa menilai apa yang tampak.
Orang-orang tidak tahu bahwa kedua orang tua terpandang inilah yang memasukkan anaknya ke dalam kuburan dan menjalani hidup selama 17 tahun di dalam kuburan!

Setiap hari, sang anak makan, minum dan tidur di dalam kuburan, yang penuh kegelapan.
Sang Anak juga hanya bisa menjalani apa yang diberikan kedua orang tuanya, tanpa perlawanan.

Menjelang ulang tahun pemuda itu yang ke-17,
orang tuanya berjanji akan mengabulkan apa pun permintaan si pemuda sebagai hadiah ulang tahunnya.

Sang pemuda berpikir, inilah saatnya dia akan mengajukan permintaannya,
ia tidak ingin lagi tinggal di kuburan, tapi apakah orang tuanya benar-benar akan mengabulkan permintaannya?

Hari itu pun tiba. Sang pemuda berulang tahun yang ke-17.
Kedua orang tuanya datang menghampiri dan menanyakan hadiah apa yang ia inginkan.
Sang pemuda menjawab, “Ayah, Ibu… saya tidak meminta banyak, saya hanya minta satu hal..”
sang ibu menjawab:
“Apa, Nak? katakanlah, Ayah dan Ibu pasti akan mengabulkan permintaanmu.”

Anak: “Ayah dan Ibu berjanji?”

“Tentu, Nak. Ayah dan Ibu berjanji akan memenuhi permintaanmu, selama kami mampu.”

Anak: “Ayah… Ibu… saya tidak ingin tinggal lagi di kuburan.”

“Apa? Apa maksud permintaanmu itu, Nak?”

Anak: “Ayah sudah berjanji akan mengabulkan permintaanku,
dan hanya itu permohonanku, Yah.”

“Iya, Nak. Ayah sudah berjanji… tapi… tapi… Ayah tidak mengerti, Nak.”

Anak: “Ayah, sudah 17 tahun saya tinggal di sini, tapi tidak seharipun saya mendengar Ayah atau Ibu membaca Al-Qur'an.
Sedangkan Rasulullah pernah mengatakan
bahwa rumah yang tidak pernah dibacakan Al-Qur'an di dalamnya adalah seperti kuburan.
Saya tidak ingin tinggal lagi di kuburan, Yah..”

Ayah dan Ibu sang pemuda terdiam.

Anak: “Ayah dan Ibu bahkan tidak pernah mengajariku bagaimana membaca Al-Qur'an.
Memang rumah ini mewah, besar dan orang-orang melihatnya sebagai istana.
Tapi mereka tidak tahu, bahwa di mata Rasulullah, rumah ini seperti kuburan.
Jika Ayah dan Ibu mau menepati janji mengabulkan permintaanku, tolong Yah...
Aku tidak ingin lagi tinggal di kuburan.
Ajarilah aku membaca Al-Qur'an, agar rumah ini bercahaya dengan cahaya Al-Qur'an..”

Renungan di manakah kalian selama ini makan, minum, tidur dan menetap? di rumahkah? di kos kah? di kontrakan kah? atau kah di kuburan?

karena Rasulullah mengibaratkan rumah yang tidak pernah dibacakan Al-Qur'an di dalamnya, seperti kuburan...
Jadi, di manakah sebenarnya kalian tinggal saat ini?

Jika menurut kalian, artikel ini bermanfaat.
Silakan di-share untuk teman Anda, sahabat Anda, keluarga Anda, atau bahkan orang yang tidak Anda kenal sekalipun.

Jika mereka tergerak hatinya untuk menghidupkan Al-Qur'an ditempat tinggalnya setelah membaca artikel yang Anda share, maka semoga Anda juga mendapatkan balasan pahala yang berlimpah dari Allah Subhanahu Wa Taala.

Aamiin Ya Rabbal Alamiin..

Selasa, 19 Maret 2013

Hiburan aja

Doaku Pagi ini : Ya Tuhan jika dia jodohku dekatkanlah, tapi kalau dia bukan jodohku.
Temennya juga gak apa apa kok.

Co : Neng, minta tanda tangannya dong.
Ce : boleh, dimana bang?
Co : nih, di buku nikah.

Seorang pemulung telah menemukan buku porno dijalan, tiba tiba dibukalah buku tersebut "Ya Tuhan", "Ya ampun", Ya abissss.





Budi : Gus, kok motor lo gaada spionnya?
Agus : Iya bro, Sengaja.Gue udah move on, ga mau ngeliat kebelakang lagi..Sakit hati gue, sakit.

SELAMAT!
andalah pemenang door prize dari pasta gigi!
anda berhak untuk mendapatkan Mercedes Benz..
anda cukup mengirimkan 2 gigi depan anda beserta gusinya.

Peringatan pemerintah : Hati2 THD smua ungkapan cinta dan rayuan lewat sms, karaa semuanya bohongan kecuali sms dari ku.

Pintar itu, bisa menguasai matematika, fisika, kimia, bhs inggris DLL | Cerdik itu, bisa mencontek org yg pintar.

Sukses dengan single "dimarahin Tuhan" anang-aurel sedang menyiapkan single terbaru berjudul "dipanggil Tuhan".

Co : Neng, kenapa ikan asin rasa'y asin.
Ce : gak tau bang, Emang kenapa?
Co : karena manisnya udah ada di kamu.
Ce : #nelenikanasin.

Kerjaan kamu apa berani lamar anak saya? | Nganggur pak, makanya saya cari lowongan di hati anak bapak.

Ketika anda lihat setan jangan lah anda takut, takut lah ketika anda sedang ngaca.

Jika kamu tak mampu meyakinkan dan memukau seseorang dengan kepintaranmu, bingungkan dia dengan kebodohanmu.

Cintailah tetangga, Tetapi jangan sampai tertangkap basah.

Km Tau Gak? BMG : Badan Meteorologi Geofisika, berubah nama jadi OMG setelah ngeliat paras secerah kamu.

Nama kamu ga mungkin jadi jawaban quiz, kecuali pertanyaannya "siapa wanita yang paling cantik?

Ce : Yank Kita Putus..
Co : Kenapa Say, Sayang sekali Padahal aku Baru Beli Mobil sama Rumah baru Lho.
Ce : $_$ Hehehe, Aku Cuma Becanda Kok Say.
Co : Dan Aku juga Becanda kok, wkwkwk #GUBRAKK.
Ce : #Nelencowoknya.

Hidup itu cuma sebentar, Ngejomblonya yang kelamaan.

Mau tau isi SMS Nazaruddin kepada SBY ketika tertangkap di Kolumbia? nah ini dia isi SMS nya "Pak, saya Nazaruddin., ini no baru saya, tolong kirimi pulsa 10 ribu., jangan telpon atau sms, saya sedang ada masalah di kantor polisi Cartagena-Columbia" #ngakak.

Kamis, 21 Februari 2013

Bukti bahwa Ibadah Shalat Bukanlah Ritual Menyembah Batu

"Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia."
(Al-Quran Surat Ali Imran Ayat 96)

Kita mungkin pernah bertanya mengapa jika kita Shalat harus menghadap ke arah Kiblat, mengapa ada Thawaf dalam ibadah Haji dan Umrah, dan pertanyaan lainnya. Ini juga sering jadi perenungan saya seperti ini:
Ketika mempelajari Kaidah Tangan Kanan (Hukum Alam), bahwa putaran energi jika bergerak berlawanan dengan arah jarum jam, maka arah energi akan naik ke atas. Serupa dengan pola Thawaf dimana bergerak dengan jalan berputar harus berlawanan jarum jam, dan kapan saja orang boleh melakukannya tanpa terikat aturan waktu.
Kenapa Shalat harus menghadap Kiblat, termasuk dianjurkan berdoa dan pemakaman pun menghadap Kiblat.
Kenapa Shalat Berjamaah nilainya lebih tinggi 27 kali lipat.
Kenapa Shalat di Masjidil Haram menurut Hadist nilainya 100.000 kali dari di tempat sendiri.
Apakah benar singgasana Tuhan ada di Langit Tertinggi.


Penjelasan

1. Shalat dan Doa adalah pemujaan terhadap Tuhan Semesta Yang Maha Tunggal, kita memerlukan hubungan intens dengan-Nya. Sehingga tercipta hubungan antara Sang Pencipta dan yang diciptakan (makhluk) secara dua arah. Pada saat Shalat dan Doa kita yakin mengeluarkan energi, pikiran dan hati yang fokus/konsentrasi adalah generatornya. Hukum Kekekalan Energi mengatakan bahwa energi tidak dapat dimusnahkan hanya dapat berubah bentuk, lalu kemana energi Shalat dan Doa kita?

2. Shalat diharuskan menghadap Kiblat, berarti arah Energi terfokus ke arah Kiblat dan akan bertanya lagi setelah dari Ka'bah akan kemana larinya energi Shalat?

3. Energi Shalat dan Doa dari individu atau jamaah seluruh dunia terkumpul dan terakumulasi di Ka'bah setiap saat, karena bumi berputar sehingga Shalat dari seluruh dunia tidak terhenti dalam 24 jam, misal orang Bandung Shalat Dzuhur, beberapa menit kemudian orang Jakarta Dzuhur, beberapa menit kemudian Serang Dzuhur, Lampung dan seterusnya. Belum selesai Dzuhur di India Pakistan, di Makasar sudah mulai Ashar dan seterusnya. Pada saat Dzuhur di Jakarta di London Shalat Subuh dan seterusnya 24 jam setiap hari, minggu, bulan, tahun dan seterusnya.

4. Energi yang terakumulasi, berlapis dan bertumpuk akan diputar dengan generator orang-orang yang berthawaf yang berputar secara berlawanan arah jarum jam yang dilakukan jamaah Makkah sekitarnya dan Jamaah Umroh/Haji yang dalam 1 hari tidak ditentukan waktunya.




5. Maka menurut implikasi hukum Kaidah Tangan Kanan bahwa Energi yang terkumpul akan diputar dengan Thawaf dan hasilnya kumpulan energi tadi arahnya akan ke atas menuju langit. Jadi Sedikit terjawab bahwa energi itu tidak berhenti di Kab'ah namun semuanya naik ke langit. Sebagai satu cerobong yang di mulai dari Ka'bah. Yang jelas pasti Tuhan telah membuat saluran agar Shalat dan Doa dalam bentuk energi tadi agar sampai ke Hadirat-Nya. Jadi selama 24 Jam sehari terpancar cerobong energi yang terfokus naik ke atas langit. Selamanya sampai tidak ada manusia yang Shalat dan Thawaf.

6. Untuk simplifikasi pemahaman kira-kira dapat di analogikan proses ini dengan internet, sebagai berikut:
Shalat individu dianalogikan dengan PC.
Shalat menghadap Kiblat adalah arah koneksi (menghadap Kiblat adalah fisik lahir terlepas dari isi/konten Doa).
Thawaf adalah Router Utama yang bertindak sebagai generator.
Energi ke atas adalah Hyper Main Bandwith menuju Maha Server di Singgasana (bukan harfiah) Tuhan.
Speed Koneksi individu pelaku Shalat ditentukan tingkat ke-Khusu'-an dan ke-Ikhlas-an (Komputer = Kualitas Operating System, kualitas Hardware, Kualitas Software, tingkat kontaminasi virus, Struktur Data, Kelengkapan Pheriferal, dan kekokohan firewall dari virus/trojan/malware/scam (Setan)).
Koneksi yang sempurna tentu akan memudahkan penyembahan pada Tuhan (upload) dan memahami sepenuhnya Kehendak Tuhan. Sehingga konon jika Shalat orang beriman akan membuat batin lebih tenang dan jiwa lebih sehat (download upgrade, anti virus, menambah ilmu, keberkahan, keselamatan, kasih sayang, kearifan, rejeki lahir batin dan sebagainya).
Niat adalah start up total yang terealisasi, mulai Sistem Operasi, Kesiapan Hardware dan Software, fokus koneksi. Karena niat jika tidak direalisasikan dengan fokus hardware (Wudhu, gerakan fisik menghadap Kiblat, gerakan Shalat, pengertian Doa Shalat) dan software (hati/rasa dan pikiran secara virtual menghadap Maha Raja Pencipta) dihawatirkan koneksi tidak terjadi, dan energinya akan terbuang tidak terfokus. Jika hukum kekekalan energi berlaku, maka energi Shalat akan tidak sampai dan disinyalir akan dimanfaatkan oleh setan untuk memperkuat diri.

7. Kalau Shalat berjamaah akan mendapat point 27 kali, kira-kira itu diibaratkan penyatuan energi dari para jamaah sehingga speed untuk naik ke Langit 27 kali lebih cepat. Kira-kira analoginya jika Shalat sendiri 60 kbps (khusyu), maka dengan Shalat berjamaah menjadi 1,62 Mbps.

8. Orang yang Shalat di Masjidil Haram mendapat point 100.000 kali, mudah dimengerti karena Shalatnya pada kumparan energi dasyat dari jamaah Shalat di seluruh dunia yang berkumulasi dan bertumpuk. Sehingga speednya lebih tersundul dan dekat dengan access point Router Utama (Ka'bah). Artinya speed koneksinya berbanding 100.000 kali kecepatan di tempat sendiri.

9. Kenapa ada pula anjuran Shalat rawatib dan Shalat-Shalat Sunnah Dhuha, Tahajud, Tarawih, dan Doa menghadap Kiblat, kira-kira dapat dianalogikan makin sering koneksi dengan Tuhan akan semakin baik dan speed koneksinya makin massive sehingga dirinya membentuk internal modem (sehingga tidak terikat arah koneksi = berdoa dimana saja kapan saja = diluar Shalat) . Dan sebaliknya apabila Shalatnya malas-malasan dan terpaksa, kemungkinan DC (disconected) akan sering atau lambat koneksinya.

10. Bumi pun berthawaf, analogi Thawaf di Ka'bah, karena berputar berlawanan dengan arah jarum jam. Dan akan kiamat apabila berputar dengan sebaliknya (matahari terbit dari Barat).

Kesimpulan
Shalat dan Doa, diyakini akan sampai ke langit menuju Singgasana Tuhan selama memenuhi kira-kira persyaratan uraian di atas dengan sintesa (gabungan/Ekstrasi) renungan hukum agama dan hukum alam. Jadi hendaknya ilmuwan dan agamawan bersinergi saling mendukung untuk mencapai kemaslahatan yang lebih luas dan pemahaman agama yang dapat diterima lahir batin.
Memantapkan kita dalam beribadah Shalat khususnya dan menggiatkan diri untuk selalu on-line 24 jam dengan Tuhan, sehingga jiwa akan selalu terjaga dan membuahkan segala jenis kebaikan yang dilakukan dengan senang hati (iklas).
Menjawab pertanyaan bahwa Shalat itu tidak menyembah batu (Ka'bah) seperti yang dituduhkan kaum orientalis, tapi menggunakan perangkat alam untuk menyatukan energi Shalat dan Doa untuk mencapai Tuhan dengan upaya natural manusia.
Demikian renungan saya. Semoga saja mampu memotivasi anda sekalin dan para pakar untuk memicu pemikiran, penelitian lebih dalam untuk lebih mempertebal keimanan dan menjadi saksi bahwa Tuhan menciptakan semesta dengan penuh kesempurnaan tidak dengan main-main (asal jadi) sehingga kita semakin yakin dan cinta pada Tuhan Yang Maha Esa. Mungkin renungan ini berlebihan dan berfantasi, tapi sedikitnya ini pendekatan yang mampu menjawab pertanyaan sebagaimana di atas dan tidak bertentangan dengan Kitab Suci dan Hadist bahkan mendukungnya.
  sumber: https://www.facebook.com/kata2hikmah.new

Jumat, 15 Februari 2013

USTAD, SAYA BOSAN HIDUP, INGIN MATI SAJA ....



....
Bismillahir-Rahmanir-Rahim ... Seorang pria setengah baya mendatangi seorang guru ngaji,

“Ustad, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati.”

Sang Ustad pun tersenyum, “Oh, kamu sakit.”

“Tidak Ustad, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati.”

Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Ustad meneruskan, “Kamu sakit. Dan penyakitmu itu sebutannya, ‘Alergi Hidup’. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan.”

Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan.

Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma kehidupan.

Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan mengalir terus, tetapi kita menginginkan status-quo.

Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit. Resistensi kita, penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit.

Yang namanya usaha, pasti ada pasang-surutnya.

Dalam hal berumah-tangga,bentrokan-bentrokan kecil itu memang wajar, lumrah. Persahabatan pun tidak selalu langgeng, tidak abadi. Apa sih yang langgeng, yang abadi dalam hidup ini? Kita tidak menyadari sifat kehidupan.

Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa dan menderita.

“Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku.” demikian ujar sang Ustad.

“Tidak Ustad, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup.” pria itu menolak tawaran sang Ustad.

“Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?”

“Ya, memang saya sudah bosan hidup.”

“Baik, besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini. Setengah botol diminum malam ini, setengah botol lagi besok sore jam enam, dan jam delapan malam kau akan mati dengan tenang.”

Giliran dia menjadi bingung. Setiap Ustad yang ia datangi selama ini selalu berupaya untuk memberikannya semangat untuk hidup. Tapi ustadz yang satu ini aneh. malah Ia bahkan menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati.

Pulang kerumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang disebut “obat” oleh Ustad edan itu. Dan, ia merasakan ketenangan sebagaimana tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai! Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah.

Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran masakan Jepang.

Sesuatu yang sudah tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Pikir-pikir malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya santai banget! Sebelum tidur, ia mencium bibir istrinya dan membisiki di kupingnya, “Sayang, aku mencintaimu.” Karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis!

Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan pagi. Pulang kerumah setengah jam kemudian, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat 2 cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya.

Karena pagi itu adalah pagi terakhir,ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang istripun merasa aneh sekali, “Mas, apa yang terjadi hari ini? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku, mas.”

Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang.

Stafnya pun bingung, “Hari ini, Bos kita kok aneh ya?”

Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan apresiatif terhadap pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya.

Pulang kerumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan.

Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya, “Mas, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu.”

Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan, “Ayah, maafkan kami semua. Selama ini, ayah selalu stres karena perilaku kami semua.”

Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia membatalkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya?

” Ya Allah, apakah maut akan datang kepadaku. Tundalah kematian itu ya Allah. Aku takut sekali jika aku harus meninggalkan dunia ini “.

Ia pun buru-buru mendatangi sang Ustad yang telah memberi racun kepadanya.

Sesampainya dirumah ustad tersebut, pria itu langsung mengatakan bahwa ia akan membatalkan kematiannya. Karena ia takut sekali jika ia harus kembali kehilangan semua hal yang telah membuat dia menjadi hidup kembali.

Melihat wajah pria itu, rupanya sang Ustad langsung mengetahui apa yang telah terjadi,

sang ustad pun berkata “Buang saja botol itu. Isinya air biasa kok.. Kau sudah sembuh, Apa bila kau hidup dalam kepasrahan, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan.

Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan.

Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan. percayalah .. Allah bersama kita.”

lalu Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Ustad, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Ah, indahnya dunia ini ……

Insya Allah bermanfaat dan penuh Kebarokahan dari Allah.....

Barakallahufikum ....

Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk Sahabat ...

... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

~ o ~

Salam santun dan keep istiqomah ...

--- Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini ... Itu hanyalah dari kami ... dan kepada Allah SWT., kami mohon ampunan ... ----

Rabu, 30 Januari 2013

Rahasia Didalam Senyum

Senyum mungkin bagi kita adalah hal yang sederhana dan mudah, cukup menarik sudut bibir ke arah samping dan menampakkan gigi. Namun tidak sesederhana itu, kadang tersenyum saat-saat tertentu sangatlah sulit. Terlebih jika kita tidak “mood” untuk tersenyum.
Namun senyum juga dipercaya dapat membuat awet muda. Dan diantara keunikan senyum yg lainnya ialah :
¤ Senyum membuat kita lebih menarik. Kita akan selalu tertarik pada orang yang selalu tersenyum. Orang yang selalu tersenyum punya daya tarik tersendiri. Wajah yang berkerut, cemberut, membuat orang menjauh dari kita , tetapi sebaliknya senyum bisa membuat mereka tertarik.

¤ Senyum mengubah mood kita. Ketika kita merasa jatuh atau “down” cobalah untuk tersenyum. Mungkin saja mood kita akan berubah menjadi lebih baik (tapi tentunya ada hal yg membuat kita tersenyum).

¤ Senyum dapat merangsang orang lain tersenyum. Ketika seseorang tersenyum maka senyum tersebut akan membuat suasana menjadi lebih cerah, mengubah mood orang lain yang ada disekitarnya dan membuat semua orang menjadi senang. Orang yang suka tersenyum membawa kebahagiaan buat orang yang ada di sekitarnya. Murah lah tersenyum maka anda akan disukai oleh banyak orang.

¤ Senyum dapat mengurangi stress. Stress secara nyata dapat muncul di wajah anda. Senyum membantu mencegah kesan bahwa kita sebenarnya sedang lelah atau merasa “down”. Jika anda sedang stress cobalah untuk tersenyum, maka stress anda akan berkurang dan anda akan merasa lebih baik untuk membuat langkah selanjutnya.

¤ Senyum meningkatkan sistem imun (kekebalan) tubuh anda. Senyum dapat membantu kerja imun tubuh agar dapat bekerja dengan baik. Ketika anda tersenyum, fungsi imun meningkatkan kemungkinan anda menjadi lebih rileks.

¤ Senyum menurunkan tekanan darah anda. Ketika anda tersenyum, maka tekanan darah anda akan menurun. Jika anda tak percaya, anda boleh mencobanya sendiri, jika anda memiliki alat pengukur tekanan darah di rumah anda.

¤ Senyum mengeluarkan endorphins (pereda rasa sakit secara alami) dan serotonin. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa senyum dapat merangsang pengeluaran endorphin, pereda rasa sakit yang alami, serta serotonin. Senyum memang obat yang alami.

¤ Senyum dapat melenturkan kulit wajah dan membuat anda terlihat lebih muda. Otot-otot yang digunakan untuk tersenyum ikut membuat anda terlihat lebih muda. Jika anda ingin sesuatu yang beda, maka berikan senyum anda sepanjang hari, maka anda akan terlihat lebih muda dan merasa lebih baik.

¤ Senyum membuat anda tampak sukses. Orang yang tersenyum terlihat lebih percaya diri dalam menjalani hidupnya. Cobalah tersenyum saat anda melakukan pertemuan dan saat ada janji. Rekan-rekan kerja, sahabat, orang-orang terdekat anda akan merasakan sesuatu yang berbeda.

¤ Senyum membuat anda tetap positif.
Senyumlah! Lalu sekarang cobalah berpikir sesuatu yang negatif tanpa berhenti tersenyum, Sulitkan? Karena ketika anda tersenyum maka senyum tersebut akan mengirimkan sinyal ke tubuh anda bahwa “hidup anda saat ini baik-baik saja”.

¤ Dan senyum juga merupakan suatu ibadah. Sedekah yang paling mudah.


Tapiiiiii,,,,,
hati2 jangan suka senyum2 sendiri kalau di jalan. Nanti orang lain fikir kalau obat kamu habis :D

Sabtu, 26 Januari 2013

Resep Oi Mangge

Oi mangge merupakan makanan khas warga Bima-Dompu sebagai teman nasi dan ikan teri (uta paku)

Bahan yang di butuhkan:

1. Asam secukupnya,
2. Bawang merah,
3. Cabe,
4. garam, gula, micin dan Air secukupnya.


Cara pembuatan :
Cuci asam dengan air bersih, masukan dalam mangkok kemudian tambahkan air secukupnya dan remas-remas. Kupas bawang merah kemudian iris tipis masukan dalam kuah yang telah ada, tambahkan garam, gula, micin dan cabai yang telah di potong miring dan Oi mangge siap di hidangkan.