n
diri sendiri dapat kita bohongi tapi Allah tidak dapat kita bohongi.
Kita bisa pura-pura menghindarkan diri dari suatu yang tidak membuat
nyaman hati dengan merasakan suatu kenyamanan yang lain, menutup lubang
kesusahan hati dengan menimbun kegembiraan baru, hingga seolah-olah
berlalu sudah kesusahan itu. Kita juga bisa pura-pura beriang gembira di
hadapan orang-orang yang kita cintai dan mengatakan betapa
menyenangkannya kehidupan ini. Kita bisa melakukan semua itu, berbohong
pada diri sendiri itu mudah apalagi membohongi orang lain itu jauh lebih
mudah, tetapi kita tidak akan pernah bisa membohongi Allah. Dia lebih
mengetahui diri kita lebih dari yang kita ketahui.
Kedekatan Allah dengan kita tidak dapat diukur dengan rentang waktu dan jarak ruang. Ke-maha-an Allah meliputi apapun, ruang dan waktu adalah ketentuan-Nya untuk ciptaan yang tidak mengikat-Nya lagi tidak memisahkan-Nya. Allah tidak memiliki batas apapun, termasuk tidak ada batas antara Dia dengan kita. Allah sangat dekat, lebih dekat dari yang kita ketahui.
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya. (QS. QAAF, [50] : 16)
Kedekatan Allah dengan kita tidak dapat diukur dengan rentang waktu dan jarak ruang. Ke-maha-an Allah meliputi apapun, ruang dan waktu adalah ketentuan-Nya untuk ciptaan yang tidak mengikat-Nya lagi tidak memisahkan-Nya. Allah tidak memiliki batas apapun, termasuk tidak ada batas antara Dia dengan kita. Allah sangat dekat, lebih dekat dari yang kita ketahui.
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya. (QS. QAAF, [50] : 16)
Sumber : http://www.facebook.com/pages/Kembang-Anggrek/197674079227?ref=stream
