Rabu, 01 Agustus 2012

Maha Mengetahui

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (QS. AL-BAQARAH, [2] : 186)

Allah sangatlah dekat dengan kita, mengetahui segala yang kita nyatakan maupun sembunyikan. Anda tidak mengeluhpun, Allah mengetahui betapa susahnya Anda dalam menghadapi masalah itu, tanpa berlinang air matapun, Dia mengetahui bahwa dalam hati Anda menjerit tidak berdaya dengan apa yang sedang Anda hadapi. Anda tidak mengatakanpun, Allah mengetahui betapa inginnya Anda memperoleh harapan itu, tanpa merengek-rengekpun, Dia mengetahui bahwa hati Anda sangat mendambakan harapan itu segera terwujud.

Begitu dekatnya Allah dengan kita, Dia lebih mengetahui diri kita daripada kita sendiri. Orang lain atau bahka
n diri sendiri dapat kita bohongi tapi Allah tidak dapat kita bohongi. Kita bisa pura-pura menghindarkan diri dari suatu yang tidak membuat nyaman hati dengan merasakan suatu kenyamanan yang lain, menutup lubang kesusahan hati dengan menimbun kegembiraan baru, hingga seolah-olah berlalu sudah kesusahan itu. Kita juga bisa pura-pura beriang gembira di hadapan orang-orang yang kita cintai dan mengatakan betapa menyenangkannya kehidupan ini. Kita bisa melakukan semua itu, berbohong pada diri sendiri itu mudah apalagi membohongi orang lain itu jauh lebih mudah, tetapi kita tidak akan pernah bisa membohongi Allah. Dia lebih mengetahui diri kita lebih dari yang kita ketahui.

Kedekatan Allah dengan kita tidak dapat diukur dengan rentang waktu dan jarak ruang. Ke-maha-an Allah meliputi apapun, ruang dan waktu adalah ketentuan-Nya untuk ciptaan yang tidak mengikat-Nya lagi tidak memisahkan-Nya. Allah tidak memiliki batas apapun, termasuk tidak ada batas antara Dia dengan kita. Allah sangat dekat, lebih dekat dari yang kita ketahui.

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya. (QS. QAAF, [50] : 16)
 
Sumber : http://www.facebook.com/pages/Kembang-Anggrek/197674079227?ref=stream